Butuh Bantuan? Customer Service ANISA LURIK siap melayani dan membantu Anda dengan sepenuh hati.
Beranda » Uncategorized » Ciri Khas Batik Danar Hadi

Ciri Khas Batik Danar Hadi

Ditulis pada: 6 December 2018 | Kategori: Uncategorized

Ciri Khas Batik Danar Hadi

Batik merupakan kain dan pakaian yang mencerminkan Indonesia, dan bahkan sudah diakui UNESCO. Dengan diakuinya batik sebagai sebuah warisan budaya Indonesia, masyarakat pun diharapkan semakin bangga memakai batik. Hingga saat ini sudah banyak merek batik yang terkenal di tanah air. Salah satunya ialah Batik Danar Hadi.

Ciri Khas Batik Danar Hadi adalah batik keraton dengan ciri warna Soga atau coklat. Ada filosofi dalam setiap motif batik keraton. Motif larangan. Melihat hal itu, brand batik ternama Danar Hadi menghadirkan lini merupakan batik yang memiliki ciri khas motif minimalis dan simpel. Produk Danar Hadi ini kebanyakan koleksinya mengadopsi motif khas batik Solo, misalnya saja motif batik Sidomukti, Sidoluhur, dan Sidomulyo, yang didominasi warna cokelat dan gradasi cokelat.

Material yang digunakan sangat eksklusif, yaitu satin sutra. Sutra halus tadi diolah dengan teknik batik cap menjadi motif ceplok dan houndstooth. Warna yang dipakai cukup bervariasi, mulai dari merah, hijau dan biru. Ciri Khas Batik Danar Hadi berikutnya dari Danar Hadi juga masih mengedepankan garis potong sederhana, kombinasi corak yang digunakan untuk koleksi ini adalah paduan batik parang.

Ciri Khas Batik Danar Hadi

Semua koleksi Batik Danar Hadi juga dikenal memiliki kualitas unggulan karena dibuat dari kain atau bahan terbaik. Tak heran jika harganya menjadi sedikit lebih mahal dibandingkan dengan harga batik yang ada di pasar tradisional. Namun, untuk tampil trendi saat kondangan. Itulah ulasan mengenai Ciri Khas Batik Danar Hadi dari www.anisalurik.com. Semoga bermanfaat.

Ciri Khas Batik Danar Hadi | ANISA LURIK | jual lurik, kain lurik, batik, surjan, kebaya lurik, kemeja lurik, tas lurik, dress lurik, blangkon

Tags: Ciri Khas Batik Danar Hadi

Komentar dinonaktifkan: Ciri Khas Batik Danar Hadi

Maaf, form komentar dinonaktifkan untuk produk/artikel ini

Artikel Blog Terbaru

Filosofi Kain Lurik motif Hujan Gerimis

thumbnail Ditulis pada: 10 April 2019

Filosofi Kain Lurik motif Hujan Gerimis Kain lurik tak dapat dipisahkan dengan kepercayaan dan ikut menringi berbagai upacara agama, ritual, dan adat sepanjang daur kehidupan manusia. Filosofi sehelai kain lurik biasanya tercermin dalam motif dan warna lurik. Ada corak-corak yang... Baca selengkapnya »

Filosofi Kain Lurik motif Kawung

thumbnail Ditulis pada: 6 April 2019

Filosofi Kain Lurik motif Kawung Sejarah menunjukkan, kain lurik sudah ada sejak kurang lebih 3.000 tahun silam. Beberapa peninggalan sejarah memperlihatkan bahwa masyarakat tradisional membuat lurik dengan cara menenun. Walaupun terlihat sederhana, sesungguhnya dibutuhkan keterampilan dan kejelian dalam memadukan warna... Baca selengkapnya »

Fungsi Kain Lurik Sebagai Properti Desain Interior

thumbnail Ditulis pada: 3 April 2019

Fungsi Kain Lurik Sebagai Properti Desain Interior Dari sejak dahulu kala, kain lurik sudah menjadi salah satu unsur estetika pada perencanaan Desain Interior dengan cara dipajang pada seutas tali yang direntangkan diantara tiang-tiang utama rumah yang baru melaksanakan upacara. Hal... Baca selengkapnya »

Fungsi Kain Lurik Sebagai Alat Tenun Gendong

thumbnail Ditulis pada: 31 March 2019

Fungsi Kain Lurik Sebagai Alat Tenun Gendong Lurik merupakan salah satu batik yang terkenal di Jawa. Awal mulanya, lurik dibuat dalam bentuk sehelai selendang yang berfungsi untuk kemben (penutup dada bagi wanita) dan untuk alat untuk menggendong sesuatu dengan cara... Baca selengkapnya »

Upaya Pelestarian Kain Lurik

couple lurik Ditulis pada: 26 March 2019

Upaya Pelestarian Kain Lurik Melestarikan kain tradisional lurik bukanlah sebuah hal yang sulit. Akan tetapi dalam proses melestarikan membutuhkan kesabaran. Di zaman sekarang kain Tradisional lurik mengalami kalah pamor. Dibandingkan dengan tekstil modern, tenun di anggap ketinggalan zaman. Masyarakat sekarang... Baca selengkapnya »